Purwokerto, 13 Februari 2026 – Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Banyumas menggelar pertemuan bersama seluruh Ketua dan Pengurus Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Banyumas di Sekretariat ASKAB, Kompleks GOR Satria Purwokerto, Jumat (13/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tahun 2026 yang fokus pada pembinaan usia dini dan penguatan sistem kompetisi internal.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya:
ASKAB menegaskan bahwa untuk kelompok usia U-15 dan U-17 tidak dipungut biaya pendaftaran.
Liga internal ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi bagian dari sistem pembinaan berjenjang dan semi-seleksi pemain. Dalam liga nantinya akan dilakukan pemantauan bakat sebagai proyeksi menuju tim Persibas Banyumas.
ASKAB menekankan bahwa liga bukan sistem gugur satu kali pertandingan, melainkan sistem berkelanjutan agar pemain mendapat jam terbang yang cukup.
Peserta terbuka bagi seluruh klub atau SSB yang memiliki tim di Kabupaten Banyumas, tanpa dibatasi keanggotaan liga sebelumnya. Batas waktu pendaftaran dan pengumpulan berkas kesanggupan diberikan selama 1 minggu setelah sosialisasi resmi.
ASKAB Banyumas menargetkan maksimal tahun 2027 seluruh SSB minimal memiliki pelatih berlisensi B. ASKAB siap memfasilitasi kursus lisensi di Banyumas sesuai ketentuan Asprov, dengan kuota minimal 30 peserta. Skema pembiayaan memungkinkan subsidi 50% hingga 100% dari ASKAB.
Di sektor perwasitan, saat ini terdapat sekitar 70 wasit berlisensi, dengan 40 di antaranya aktif di bawah koordinasi Komisi Wasit (Komwas). ASKAB menegaskan tidak ada kubu-kubuan dalam perwasitan, serta mendorong peningkatan kualitas dan dukungan lisensi berkelanjutan.
Dalam forum tersebut juga disampaikan bahwa:
Dengan liga yang rutin digelar setiap tahun, ASKAB berharap semangat pembinaan semakin meningkat dan mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang siap bersaing di level regional maupun memperkuat Persibas Banyumas di masa mendatang.
Sepak bola usia dini ditegaskan sebagai program utama ASKAB Banyumas, dengan prinsip pembinaan terstruktur, terbuka, dan berorientasi jangka panjang.