Banyumas – Tarkam Banyumas.
Sepak bola Banyumas tengah memasuki periode transisi penting setelah dua peristiwa besar terjadi secara beruntun di awal Agustus 2025. Dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Askab PSSI Banyumas yang digelar Senin (4/8/2025) di Gedung KONI Kabupaten Banyumas, seluruh pengurus Persibas Banyumas resmi mengundurkan diri, disusul terpilihnya Trisno Sudarso sebagai Ketua Askab PSSI Banyumas untuk masa bakti 2025–2029.
Pengunduran diri manajemen Persibas ini diumumkan langsung oleh Plt Ketua Askab PSSI Banyumas, Heri Fitriansyah, yang juga menjabat sebagai Exco Asprov PSSI Jawa Tengah.
“Pengurus dan manajemen sepenuhnya menyerahkan kepengurusan Persibas ke Plt Ketua Askab PSSI Banyumas,” ujar Heri.
Mantan Ketua Umum Persibas, Sutarno, turut hadir menyerahkan dokumen pengunduran diri secara resmi.
“Terima kasih, mohon maaf segala kurangnya,” ucapnya saat menyerahkan surat kepada Plt Ketua Askab.
Heri mengakui bahwa aksi protes suporter menjadi salah satu latar belakang keputusan ini.
“Menanggapi tekanan dari suporter, Pak Tarno merasa sudah waktunya berhenti dengan legawa,” jelasnya.
Dengan mundurnya pengurus lama, Persibas memasuki masa vakum kepengurusan hingga Musyawarah Besar (Mubes) pemilihan ketua umum baru yang dijadwalkan Senin, 11 Agustus 2025. Informasi ini sebelumnya beredar melalui unggahan banner resmi di akun media sosial bernama Hilmar Gita Ihzany. Mubes ini menjadi momentum penting untuk menentukan arah baru klub berjuluk Laskar Bawor tersebut.
Aklamasi Trisno Sudarso di KLB Askab
Dalam forum yang sama, Trisno Sudarso terpilih sebagai Ketua Askab PSSI Banyumas periode 2025–2029 melalui proses aklamasi. Dari 50 voter terdaftar, 47 hadir dan seluruhnya memberikan dukungan penuh.
“Dari awal memang sudah jelas tidak ada pesaing lain, sehingga aklamasi menjadi pilihan tepat,” kata Ketua KLB, dr Tangguh Budi Prasetyo.
Trisno mendapat harapan besar dari masyarakat sepak bola Banyumas untuk membangun organisasi yang solid, profesional, dan fokus pada pembinaan talenta muda.
Harapan di Tengah Transisi
Meski berada di masa transisi kepengurusan, Heri memastikan Persibas tetap akan tampil di Liga 4 Jawa Tengah 2025, setelah absen pada musim lalu. Sementara itu, kesinambungan kepemimpinan antara Askab PSSI Banyumas dan Persibas diharapkan bisa membawa sinergi dalam pembinaan serta prestasi di kancah regional maupun nasional.
Dua agenda besar — KLB Askab yang melahirkan pemimpin baru dan Mubes Persibas yang akan menentukan arah klub — menjadi penanda bahwa sepak bola Banyumas sedang berada di persimpangan penting menuju era 2025–2029.